Menampilkan 187 - 192 dari 441 Artikel
Apa yang dimaksud dengan literasi digital? Kemampuan untuk memahami dan menggunakan informasi lewat perangkat komputer. Simak penerapan dan manfaatnya di sini!
Menyongsong era revolusi industri 4.0, GreatNusa turut serta mendorong peningkatan pemahaman dan kemampuan memperoleh informasi dari media digital dan internet sebagai hal yang sangat penting untuk masyarakat. Selain literasi secara umum, masyarakat—terutama di daerah perkotaan—harus memiliki literasi digital yang memadai untuk dapat mengimbangi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.
Namun, apa yang dimaksud dengan literasi digital dan apa saja manfaat yang bisa didapatkan?
Dalam bukunya yang berjudul Digital Literacy (1997), Paul Gilster mendefinisikan literasi digital sebagai kemampuan untuk memahami dan menggunakan informasi dalam berbagai bentuk dan sumber melalui perangkat komputer. Sementara itu, Western Sydney University (2020) mendefinisikan literasi digital sebagai kemampuan untuk hidup, belajar, dan bekerja dalam masyarakat yang mengalami peningkatan akses informasi melalui teknologi digital seperti internet, media sosial, dan perangkat mobile.
Dengan kata lain, apa yang dimaksud dengan literasi digital tidak sesederhana memahami cara menggunakan teknologi informasi dan komunikasi semata. Pengguna dapat disebut memiliki literasi digital yang baik jika sudah menguasai prinsip-prinsip dasar dari literasi digital itu sendiri.
Ada empat prinsip dasar literasi digital:
Prinsip pertama dari literasi digital—atau literasi secara umum—adalah kemampuan untuk memahami sesuatu secara komprehensif. Dalam konteks literasi digital, dibutuhkan pemahaman yang komprehensif terhadap cara komputer atau gawai yang digunakan, bagaimana mengakses internet, bagaimana merangkum informasi yang eksplisit dan implisit, dan sebagainya.
Prinsip kedua adalah adanya saling ketergantungan atau saling keterhubungan antara satu wujud media dengan media yang lain. Artinya, eksistensi satu media bergantung kepada media-media lain.
Memang benar pada awalnya media yang berbeda diciptakan agar informasi yang ada terisolasi pada satu kanal saja. Namun, seiring membludaknya sirkulasi informasi dalam jaringan, pada akhirnya antara satu media dengan media lainnya mau tidak mau harus bergantung pada satu sama lain.
Tidak hanya dapat berkomunikasi dengan mesin dan sistem, memiliki literasi digital yang baik juga berarti seseorang harus bisa menggunakan media digital untuk berinteraksi sosial. Memahami siapa berbagi apa kepada siapa melalui jalur mana pun adalah prinsip literasi digital. Selain itu, saling berbagi data daring dapat membentuk ekosistem informasi untuk media itu sendiri.
Bicara tentang saling berbagi informasi melalui platform digital, prinsip literasi digital yang terakhir adalah kurasi. Serupa dengan kurasi pada pameran atau museum, kurasi dalam literasi digital berarti keahlian untuk memilah informasi yang mampu menarik audiens. Tidak hanya itu, kurasi juga berarti mengetahui bagaimana menyimpan sebuah informasi atau konten secara efektif untuk diakses di lain waktu.
Baca Juga: Pengertian Transformasi Digital, Dampak, dan Cara Kerjanya
Literasi digital dapat diterapkan pada berbagai bidang, mulai dari pendidikan, industri manufaktur, perbankan, hingga UMKM. Tentunya, penerapan literasi digital di masing-masing bidang pun memiliki indikator yang berbeda. Namun, literasi digital paling penting untuk diterapkan di bidang pendidikan dan kepada masyarakat umum.
Menurut buku Materi Pendukung Literasi Digital (2017) yang diterbitkan oleh Gerakan Literasi Nasional, literasi digital di bidang pendidikan umumnya diterapkan di sekolah-sekolah dengan tujuan membekali siswa dengan keahlian literasi digital dan membantu kegiatan belajar-mengajar. Penerapannya sendiri terdiri dari tiga basis, yaitu:
Terdapat enam indikator penerapan literasi digital berbasis budaya sekolah yang berkaitan dengan kegiatan sekolah, dan dua indikator yang berkaitan dengan keterlibatan pihak di luar sekolah:
Selain diterapkan di lingkungan sekolah, literasi digital juga dapat diterapkan ke masyarakat umum. Ada sembilan indikator penerapan literasi digital di masyarakat, yaitu:
Baca Juga: 5 Contoh Perusahaan yang Melakukan Transformasi Digital
Penerapan literasi digital terang saja membawa banyak manfaat kepada masyarakat. Tidak hanya dalam hal pengoperasian komputer atau media digital lainnya, literasi digital yang memadai juga akan memastikan masyarakat dapat mengakses dan memilah informasi sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Selain itu, merangkum artikel ini dan situs TechBoomers.com, ada setidaknya empat manfaat utama yang didapatkan dari literasi digital, yaitu:
Literasi digital yang baik akan membantu seseorang membangun—dan menjaga—hubungan dengan teman, keluarga, rekan kerja, atau sekadar mengenal lebih banyak orang. Seiring terus meningkatnya angka pengguna dan fitur pada media sosial, jarak sejauh apa pun akan diwakili oleh layar gawai di hadapan kamu.
Literasi digital yang baik akan sangat membantu mempercepat proses pencarian informasi di media digital dan internet. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, literasi digital berarti mampu mengkurasi informasi dari berbagai media digital dengan baik. Prinsip kurasi ini akan memangkas waktu pencarian informasi secara signifikan.
Literasi digital yang baik tidak hanya meningkatkan efisiensi pencarian informasi, tetapi juga memastikan keamanan kita saat berselancar di internet. Dengan literasi digital, pengguna media digital akan bisa dengan mudah membedakan mana situs yang bisa dipercaya dan mana yang tidak.
Dengan literasi digital, dibarengi dengan kemampuan bahasa Inggris yang cukup, siapapun dapat mengakses informasi berskala global. Ini karena tidak ada batasan wilayah untuk informasi yang dibagikan di internet, selama informasi tersebut bukan rahasia pemerintahan atau berkaitan dengan sesuatu yang ilegal.
Baca Juga: 7 Cara Mengembangkan Potensi Diri Agar Karier Cemerlang
Demikianlah penjelasan mengenai apa yang dimaksud dengan literasi digital dan manfaatnya. Kamu bisa meningkatkan kemampuan literasi digitalmu di GreatNusa! Di GreatNusa, kamu bisa mempelajari skill yang berkaitan dengan literasi digital seperti machine learning, artificial intelligence, bahasa pemrograman, data science, dan masih banyak lagi loh! Yuk, #BelajarinAja di GreatNusa!
Pelajari cara membuat laporan keuangan, mulai dari mengumpulkan bukti transaksi hingga menyusun neraca, dengan tepat di artikel berikut ini.
PSAK No. 1 Tahun 2015 menyatakan laporan keuangan sebagai bentuk terstruktur posisi keuangan dan kinerja keuangan sebuah entitas. Laporan ini mengacu pada rangkaian proses pencatatan yang meringkas berbagai transaksi keuangan dalam periode satu tahun buku.
Pelaku bisnis, baik skala kecil maupun skala besar, wajib tahu bagaimana cara membuat laporan keuangan yang tepat berikut cara membacanya. Jadi, pemilik usaha bisa mengetahui seperti apa kondisi keuangan dan kinerja perusahaan selama tahun berjalan. Inilah dasar pengambilan keputusan semua kebijakan operasional perusahaan untuk waktu mendatang.
Laporan keuangan menyajikan kondisi keuangan dari waktu ke waktu sehingga dapat membantu pemilik usaha memantau kinerja perusahaan, sekaligus memproyeksikan masa depan bisnis yang dijalani. Karena peran esensial ini, penyusunan laporan keuangan pun harus dilakukan secara berkala.
Mengingat laporan keuangan sangatlah krusial perannya untuk keberlangsungan sebuah usaha, maka harus dibuat secara konsisten dan berkala. Hal tersebut dilakukan agar proses evaluasi kinerja dan pengambilan keputusan serta pembuatan kebijakan perusahaan lebih mudah serta memiliki dasar yang kuat.
Mengingat laporan keuangan merupakan bentuk tanggung jawab manajemen perusahaan terhadap pemilik usaha, laporan keuangan hadir dalam enam fungsi, yaitu:
Sebagai pencatatan transaksi sehari-hari sesuai urutan tanggal atau waktu terjadinya transaksi bersangkutan.
Menuliskan atau mencatat semua transaksi yang dilakukan perusahaan dalam suatu jurnal.
Melakukan analisis lewat penentuan dan pengelompokkan masing-masing transaksi ke dalam akun yang sesuai, mencatat besaran nominal, dan menyertakan bukti transaksi.
Menjalani fungsi perintah untuk melakukan pendebetan atau pengkreditan akun sesuai catatan yang ada.
Memberikan penjelasan rinci tentang bukti pencatatan transaksi yang sudah terjadi, mulai dari tanggal, nama akun, deskripsi singkat, hingga jumlah uang. Lebih lanjut, fungsi informatif ini juga menunjukkan bagaimana laporan keuangan dapat menunjukkan besaran pendapatan, biaya modal barang, pengeluaran operasional, serta laba kotor dan bersih perusahaan.
Menyatakan perincian atau penjelasan pos yang tercantum dalam laporan keuangan, serta menunjukkan pos mana yang tidak sesuai kriteria pengakuan menurut laporan keuangan.
Pembuatan laporan keuangan merupakan wujud ketaatan perusahaan pada ikhtisar kebijakan akuntansi. Informasi yang disajikan juga dibuat berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan, tetapi tetap dapat dibaca, dipahami, dan dipelajari para pihak terkait.
Ini menjelaskan mengapa penggunaan laporan keuangan perusahaan sebetulnya terbatas untuk kalangan tertentu. Tidak semua orang diizinkan melihat laporan keuangan perusahaan secara detail, kecuali mereka yang berkepentingan.
Laporan keuangan pada dasarnya hanya digunakan oleh kalangan tertentu saja. Beberapa pihak yang kerap memakai laporan keuangan perusahaan selain pemilik usaha antara lain manajemen perusahaan, pemberi pinjaman, investor, pemasok, pemerintah, rekanan, dan karyawan (bersifat opsional).
Maka, laporan keuangan memiliki empat bentuk berbeda yang dapat disajikan dalam satu kesatuan laporan maupun secara terpisah sesuai kebutuhan penggunanya.
Sebenarnya, cara membuat laporan keuangan secara tepat dan lengkap terbilang sederhana. Kamu cukup menyusun penjurnalan transaksi, melakukan posting ke buku besar, menyusun neraca saldo, dan berlanjut ke penyusunan laporan keuangan.
Namun, bagi mereka yang belum begitu memahami dasar akuntansi, langkah tersebut bisa saja membingungkan. Secara ringkas, berikut 6 cara membuat laporan keuangan yang tepat.
Transaksi mengacu pada kegiatan umum yang dilakukan perusahaan terus menerus. Biasanya berupa transaksi pembelian, penjualan, sewa, penukaran barang, pinjaman, utang, dan transaksi lain. Selain data historis transaksi, keberadaan bukti transaksi juga penting karena menjadi dasar pencatatan dan pembuatan laporan keuangan.
Mencatat transaksi yang terjadi sesuai bukti transaksi wajib dilakukan pada jurnal sesuai tahun berjalan. Adapun bukti transaksi dapat berupa kwitansi, nota, faktur, dan bukti sejenis. Tentu saja pencatatan semua transaksi harus ditulis secara rinci, teliti, dan akurat.
Usai menyusun jurnal, berikutnya melakukan posting jurnal ke dalam buku besar., yang merinci masing-masing akun dalam pembukuan perusahaan. Langkah kedua sebenarnya relatif mudah, kamu hanya perlu memindahkan transaksi dari jurnal ke dalam akun-akun yang tersedia sesuai jenis transaksi.
Misalnya, transaksi pembelian dipindahkan ke dalam buku besar pembelian dan pengeluaran ke dalam buku besar pengeluaran. Namun, lakukan pemindahan catatan ini secara hati-hati karena kesalahan di awal akan mempengaruhi proses berikutnya.
Sesudah membuat buku besar, berikutnya kamu harus menyusun neraca saldo, yaitu daftar rekening-rekening buku besar yang memuat saldo kredit atau debet. Daftar rekening dalam buku besar akan dikategorikan sesuai kelompok aktiva atau pasiva. Perlu diketahui, fungsi neraca saldo adalah memeriksa keseimbangan antara debet dan kredit semua rekening.
Ada kemungkinan muncul beberapa transaksi yang belum tercatat. Ada pula transaksi yang terjadi belakangan ketika pembuatan laporan keuangan memasuki tahap akhir. Ketika ada transaksi yang tidak sesuai keadaan keuangan pada akhir periode, pengumpulan data perlu dilakukan untuk menyusun jurnal penyesuaian.
Penyusunan laporan keuangan akan lebih mudah jika neraca lajur atau kertas kerja sudah tersedia. Maka, tahap berikutnya adalah menyusun neraca lajur sesuai data dalam neraca saldo dan disesuaikan dengan data yang didapat dari jurnal penyesuaian. Nantinya, saldo yang telah disesuaikan akan tertera pada kolom neraca saldo setelah penyesuaian. Inilah saldo-saldo yang akan dimasukkan dalam neraca dan laporan laba rugi.
Langkah terakhir, membuat laporan keuangan sederhana dengan mengikuti alur dan urutan yang ada. Kamu tinggal menulis rapi informasi yang ada pada neraca lajur sesuai dengan standar laporan keuangan. Apalagi, neraca lajur sudah memisahkan jumlah–jumlah yang perlu dilaporkan dalam laporan laba rugi maupun neraca.
Meski “hanya” menyalin, tetap perlu ketelitian saat menyusunnya. Semua informasi yang ditampilkan dalam laporan keuangan begitu penting karena merepresentasikan kinerja perusahaan dari waktu ke waktu. Kesalahan pencatatan pada satu bagian akan berpengaruh pada bagian lain sehingga perlu kecermatan tinggi untuk memastikan ketepatan proses memasukkan semua data.
Demikian cara membuat laporan keuangan yang tepat dan lengkap. Meski langkah yang diuraikan terbilang sederhana, tidak semua orang memiliki pengetahuan dan pemahaman dasar akuntansi yang cukup. Apalagi, jika kamu hendak mengelola bisnis sendiri, tetapi belum menguasai cara membuat laporan keuangan dengan benar sesuai Standar Akuntansi Keuangan.
Selain mempelajarinya sendiri, cara lain yang dapat kamu lakukan adalah dengan mendaftarkan diri dalam kursus Bisnis, Ekonomi, maupun kategori lain di GreatNusa. Lewat bimbingan tenaga pengajar profesional dan berpengalaman, kamu dapat memperoleh pengetahuan mendalam tentang mengelola keuangan suatu bisnis, termasuk membuat laporan keuangan.
Ayo, daftarkan dirimu ke GreatNusa sekarang!
Pahami apa yang dimaksud dengan akuntansi serta manfaat dan proses pembuatannya dengan tepat untuk mendapatkan gambaran keuangan lebih baik di artikel ini.
Akuntansi kerap dikaitkan dengan sistem hitung menghitung dalam suatu bisnis. Padahal, proses akuntansi tidak hanya menghitung pemasukan dan pengeluaran saja, tetapi juga melibatkan banyak elemen lain yang membuat ilmu ini penting dikuasai pengusaha.
Akuntansi bukan pekerjaan sederhana, meski penerapannya dalam kegiatan sehari-hari cukup mudah ditemukan. Mulai dari mengelola keuangan rumah tangga secara sederhana, mengelola keuangan usaha kecil, hingga keuangan perusahaan yang cukup kompleks. Maka, siapa pun perlu memahami apa yang dimaksud akuntansi, fungsi, dan manfaatnya, terutama dalam kegiatan bisnis.
Secara umum, pengertian akuntansi adalah rangkaian proses keuangan yang melibatkan pencatatan transaksi, pengelompokkan, pengolahan, dan penyajian data. Semua informasi yang ditampilkan dalam proses akuntansi dapat dipakai individu yang ahli dalam bidang tersebut sebagai bahan pertimbangan pengambilan keputusan. Individu yang ahli itu disebut akuntan.
Dalam bahasa bisnis, akuntansi merupakan upaya mengukur hasil kegiatan ekonomi suatu organisasi dan bagaimana menyampaikan informasi tersebut kepada pihak terkait, seperti manajemen, kreditor, investor, serta regulator. Dengan kata lain, akuntansi menggabungkan teori dan praktik terkait perhitungan uang.
Melihat pengertian akuntansi, jelas bahwa akuntansi memiliki fungsi menyajikan kinerja keuangan perusahaan dalam periode tertentu melalui laporan keuangan. Nantinya, laporan keuangan ini akan menjadi dasar pengambilan keputusan manajemen terkait masa depan perusahaan, seperti pengembangan, inovasi yang perlu dilakukan, maupun kebijakan lainnya. Jika ingin mengetahui proses pembuatan laporan keuangan secara rinci, kamu bisa membaca artikel berikut ini: 6 Cara Membuat Laporan Keuangan yang Tepat dan Lengkap
Penyampaian laporan keuangan tersebut dilakukan dengan menganalisis lima komponen akuntansi, terdiri atas:
Terdapat dua kategori akuntansi yang perlu kamu ketahui, yaitu:
Apa yang dimaksud akuntansi keuangan adalah sejumlah informasi keuangan perusahaan yang akan disampaikan kepada pelanggan, kreditor, pemegang saham, dan badan pengatur.
Akuntansi keuangan penting untuk menyajikan informasi keuangan penting dari suatu perusahaan kepada pihak eksternal yang terlibat dalam keberlangsungan bisnis perusahaan.
Berlawanan dengan akuntansi keuangan, informasi yang ditampilkan pada akuntansi manajerial tidak boleh dibagikan kepada publik. Sebut saja, besaran gaji dan bonus, keuntungan atau kerugian, maupun biaya barang yang telah dihasilkan.
Akuntansi manajerial bertujuan membantu pihak manajemen dalam membuat keputusan terkait operasional maupun keuangan perusahaan. Nah, bagi pemilik usaha kecil, akuntansi yang dijalani merujuk pada akuntansi manajerial, bukan akuntansi keuangan.
Ingin mengembangkan bisnis dengan cara terukur dan terprediksi baik? Itulah mengapa setiap bisnis perlu akuntansi. Lebih lanjut, berikut beberapa manfaat akuntansi bagi bisnis.
Apa yang dimaksud akuntansi sudah diuraikan di atas, yaitu proses yang berhubungan dengan keuangan suatu bisnis maupun organisasi. Proses ini terdiri atas empat tahap, yaitu mencatat, meringkas, menganalisis, dan melaporkan data, yang akan dijelaskan sebagai berikut.
Sering disebut pembukuan sehingga membuat akuntansi begitu identik dengan mengidentifikasi transaksi dan memasukkannya ke dalam catatan. Namun, pembukuan hanya berhubungan dengan pencatatan. Proses ini harus dilakukan secara rinci, cermat, dan teliti karena menjadi dasar bagi proses akuntansi selanjutnya hingga menjadi laporan keuangan.
Akuntansi mengenal tahap meringkas, yaitu bagaimana menggunakan data mentah, mengelompokkan sesuai kategori, dan menerjemahkan agar bisa memiliki nilai informasi penting. Jadi, data mentah berupa catatan transaksi akan diringkas sesuai Standar Akuntansi Keuangan sehingga dapat dilaporkan dan dianalisis.
Hasil meringkas data keuangan tadi kemudian diolah agar dapat dilaporkan kepada pihak terkait. Manajemen harus melaporkan kondisi keuangan perusahan sesuai data yang ada kepada pemilik bisnis, kreditor, investor, maupun regulator.
Hal ini penting dilakukan untuk menilai bagaimana perusahaan menggunakan uang secara tepat dalam setiap kegiatan perusahaan. Proses pelaporan dilakukan secara berkala, biasanya bulanan untuk laporan rutin dan tahunan yang merangkum kinerja perusahaan dalam suatu periode.
Proses menganalisis menjadi tahap akhir sekaligus terpenting dalam akuntansi. Dari hasil pelaporan yang sudah dilakukan, manajemen perlu menilai, menganalisis, dan mengevaluasi kinerja perusahaan. Manajemen akan memeriksa poin negatif dan positif dari laporan yang disajikan.
Akuntansi menghadirkan konsep perbandingan sehingga manajemen dapat membandingkan laba rugi, penjualan, ekuitas, maupun elemen lainnya. Kemudian, hasil perbandingan tersebut dapat digunakan untuk menganalisis kinerja perusahaan dan sebagai dasar pengambilan keputusan.
Akuntansi mengenal prinsip akuntabilitas, yaitu pertanggungjawaban. Ketika proses akuntansi dilakukan secara tepat dan benar, risiko seperti kebocoran anggaran, penipuan, atau kecurangan lain dapat ditekan seminimal mungkin. Untuk mengetahui lebih detil kualitas apa saja yang harus dipenuhi oleh laporan akuntansi, kamu bisa membaca artikel berikut ini: Kenali 11 Karakteristik Kualitas Informasi Akuntansi yang Penting
Akuntansi juga menjadi bentuk pertanggungjawaban perusahaan kepada berbagai pihak terkait. Misalnya, investor, kreditor, dan pemerintah. Jadi, ketika proses audit dilakukan terhadap perusahaan, pencatatan akuntansi yang baik akan membantu perusahaan melewati proses tersebut dengan baik.
Selain itu, akuntansi menunjukkan bagaimana semua aspek keuangan terukur dan tertulis secara rinci. Tentu ini juga mempermudah penelusuran berbagai catatan keuangan masa lampau ketika dibutuhkan sewaktu-waktu.
Lantas, siapa yang berhak dan bertanggung jawab menangani akuntansi perusahaan? Tepat tidaknya jawaban yang diberikan akan bergantung pada skala bisnis yang dimaksud. Pada bisnis skala kecil, pemilik kerap turun tangan menjalankan tugas ini.
Jika pemilik usaha merasa kurang mampu menangani sendiri, ia dapat mempekerjakan akuntan atau menyewa akuntan eksternal paruh waktu. Tugas yang ditangani biasanya meliputi penanganan faktur dan menjaga akun tetap diperbarui secara berkala.
Namun, pada bisnis skala menengah dan besar, akuntansi perusahaan melibatkan peran beberapa pihak. Apalagi, jika perusahaan tersebut sudah berstatus perusahaan publik. Contoh, perusahaan publik yang mempunyai beberapa korporasi menempatkan Chief Financial Officer (CFO) atau kepala pejabat keuangan sebagai penanggung jawab keuangan perusahaan.
Pejabat keuangan akan membawahi beberapa staf internal perusahaan yang berlatar pendidikan akuntansi atau sejenisnya. Dengan penugasan spesifik tentang siapa yang menangani akuntansi perusahaan, tentu akan membuat penerapan proses akuntansi berjalan lebih mudah, akurat, dan sesuai Standar Akuntansi Keuangan.
Penjelasan di atas sudah menjawab dengan ringkas apa yang dimaksud akuntansi, mulai dari pengertian, fungsi, dan manfaatnya bagi bisnis. Bagi pelaku bisnis skala kecil penting untuk memahami pengertian akuntansi untuk mendukung penerapannya dalam menjalankan usaha.
Selain mempelajari akuntansi secara mandiri, kamu bisa menempuh cara lain, seperti mengikuti kursus Bisnis dan Ekonomi di GreatNusa. Dengan pendampingan tenaga pengajar dan praktisi berpengalaman, kamu akan mendalami bagaimana mengelola keuangan bisnis yang sesuai dengan prinsip akuntansi.
Tunggu apa lagi, daftar ke GreatNusa sekarang, yuk!
Pahami prinsip dasar akuntansi, mulai dari entitas ekonomi, biaya historis, hingga materialitas, untuk membuat laporan keuangan yang baik di artikel ini.
Akuntansi identik dengan sistem hitung menghitung yang dilakukan untuk menampilkan sebuah laporan keuangan. Guna menghasilkan laporan keuangan yang baik, benar, dan akurat, para akuntan berpedoman pada prinsip dasar akuntansi.
Keberadaan prinsip dasar tersebut menjadi standar dalam penyusunan semua dokumen terkait laporan keuangan. Dengan begitu tercipta kesesuaian antara pengguna akuntansi. Ketika laporan keuangan dibaca pihak lain selain penyusun, mereka juga berbicara dengan “bahasa” yang sama dan dapat memahami isi laporan tersebut.
Informasi keuangan yang ditampilkan pun dapat diperbandingkan, dinilai, dianalisis, dan dievaluasi. Tujuan akhir yang hendak dicapai adalah membantu pengguna informasi laporan keuangan terpenuhi kebutuhannya, serta sebagai pijakan dalam proses pengambilan keputusan di masa mendatang.
Akuntansi merujuk pada rangkaian proses keuangan yang melibatkan pencatatan transaksi, pengelompokkan, pengolahan, dan penyajian data. Seluruh informasi yang disajikan lewat proses akuntansi akan digunakan individu yang ahli dalam pengambilan suatu keputusan. Individu yang dimaksud adalah akuntan. Jika kamu ingin memahami akuntansi lebih dalam, kamu bisa membaca artikel berikut ini: Akuntansi: Pengertian, Fungsi, dan Manfaatnya Bagi Bisnis
Dalam perspektif bisnis, akuntansi mengkombinasikan teori dan praktik mengenai perhitungan uang. Pasalnya, akuntansi dijadikan sebagai langkah mengukur hasil kegiatan ekonomi suatu organisasi dan menjadi cara untuk menyampaikan informasi itu kepada pihak terkait. Sebut saja, manajemen, regulator, kreditor, dan investor.
Maka, dalam penyusunan dan pelaksanaan proses akuntansi, semua harus mengacu pada prinsip dasar akuntansi. Sebagai suatu pedoman, prinsip dasar berfungsi membuat laporan keuangan benar dan akurat, serta memiliki kesesuaian dengan ketersediaan informasi yang ada. Untuk panduan membuat laporan keuangan dengan benar, kamu bisa merujuk artikel berikut ini: 6 Cara Membuat Laporan Keuangan yang Tepat dan Lengkap
Mengingat prinsip akuntansi ini berperan sebagai acuan, tentu semua penilaian terhadap produk akuntansi harus dilakukan secara objektif. Ini penting agar tidak menimbulkan permasalahan atau perbedaan di kemudian hari. Prinsip tersebut juga meningkatkan kemungkinan keterbacaan laporan sehingga semua pihak dapat memahami informasi yang disampaikan.
Penyeragaman prosedur akuntansi juga tergantung pada kebutuhan dan faktor penentu lain di setiap negara. Adalah hal wajar jika berbeda negara, berbeda pula prinsip akuntansi yang ditetapkan.
Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI) merupakan sebuah badan yang menyusun peraturan dan kebijakan akuntansi untuk diterapkan di Indonesia, termasuk prinsip dasar akuntansi. Jadi, semua hal terkait akuntansi di Indonesia harus mengacu pada standar yang telah diberlakukan oleh IAI.
IAI menetapkan 10 prinsip dasar akuntansi yang harus dipatuhi oleh semua akuntan dan pihak terkait dalam melaksanakan proses akuntansi. Mari simak apa saja 10 prinsip dasar akuntansi yang perlu dicermati dalam peraturan akuntansi.
Prinsip ini memaknai organisasi atau perusahaan sebagai suatu kesatuan usaha, baik terpisah dari entitas ekonomi maupun berdiri sendiri. Artinya, aset yang dimiliki organisasi atau perusahaan wajib diperlakukan secara terpisah dengan aset milik pribadi. Maka, pencatatan transaksi keuangan pribadi dan organisasi juga harus dibedakan.
Pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa periode akuntansi hanya berlaku pada jangka waktu tertentu? Ya, prinsip kurun waktu berperan penting dalam pelaksanaan akuntansi karena penilaian dan pelaporan keuangan sebuah organisasi harus diberikan batas dalam suatu periode waktu.
Tujuan pemberlakuan periode akuntansi cukup jelas, yakni supaya laporan keuangan yang dihasilkan dapat diketahui dan dipelajari dengan mudah, serta hasilnya terukur dengan cermat. Contoh, sebuah perusahaan melakukan usaha mengikuti periode akuntansi terhitung 1 Januari sampai 31 Desember. Selain itu, terdapat pula periode akuntansi bulanan yang berlangsung mulai tanggal 1 hingga 30/31 per bulan.
Mengacu pada prinsip satuan moneter, pencatatan transaksi hanya dapat dinyatakan melalui wujud mata uang dan tidak perlu melibatkan faktor non kualitatif. Artinya, pencatatan yang dilakukan terbatas pada semua hal yang dapat diukur dan dinilai menggunakan satuan uang. Transaksi seperti prestasi, mutu, dan sejenisnya tidak dapat dihitung dalam wujud uang sehingga tidak perlu dilaporkan atau ditulis dalam pencatatan.
Pelaksanaan akuntansi juga mengusung prinsip kesinambungan usaha. Akuntansi memandang suatu organisasi atau perusahaan akan beroperasi secara berkesinambungan atau terus menerus. Karena dipandang berjalan terus menerus, organisasi tidak akan mengalami penghentian atau pembubaran, kecuali muncul peristiwa tertentu yang dapat menyanggah keadaan tersebut.
Sesuai penamaannya, prinsip biaya historis mewajibkan setiap barang atau jasa yang diperoleh akan dicatat sesuai biaya pengeluaran saat mendapatkannya. Walaupun harga barang atau jasa yang ditawarkan tertulis sekian, tetapi harga akhir sesuai kesepakatan yang dicatat sebagai biaya pengeluaran. Jadi, pencatatan dilakukan sesuai kenyataan di lapangan.
Contoh, perusahaan X membeli bahan baku kain dari pemasok dengan harga tertera 20 juta. Namun, karena perusahaan X membeli dalam jumlah banyak, terjadi negosiasi atau tawar menawar dengan pemasok sehingga biaya yang dikeluarkan saat membeli kain tersebut menjadi 18 juta. Maka, perusahaan X akan mencatat biaya pembelian bahan baku kain senilai 18 juta.
Prinsip pengungkapan penuh menunjukkan bagaimana laporan keuangan perlu mengusung transparansi dalam menampilkan informasi. Semua isi laporan keuangan perlu bersifat informatif dan dapat dimaklumkan sepenuhnya. Jika ada informasi yang tidak dapat dicantumkan dalam laporan tersebut, penyusun wajib memberikan keterangan tambahan informasi, baik dalam bentuk lampiran maupun catatan kaki. Untuk mengenal lebih baik tentang karakter atau ciri-ciri praktik akuntansi yang baik, kamu bisa membaca artikel berikut ini: Kenali 11 Karakteristik Kualitas Informasi Akuntansi yang Penting
Prinsip dasar akuntansi berikutnya adalah pengakuan pendapatan. Prinsip ini berpedoman bahwa pendapatan muncul sebagai akibat penambahan atau kenaikan harta yang diperoleh dari hasil kegiatan usaha. Misalnya, penjualan, penerimaan bagi hasil, piutang, hingga keuntungan hasil investasi.
Namun, pendapatan baru diakui jika ada kepastian terkait nominal atau jumlah yang dapat diukur secara akurat. Kepastian tersebut harus diukur secara tepat dengan harta yang didapat dari transaksi penjualan barang atau jasa.
Mengapa proses akuntansi harus sesuai pada bagian awal dan akhir? Karena akuntansi bekerja dengan dasar prinsip mempertemukan sehingga biaya yang dikeluarkan sejalan dengan pendapatan yang diperoleh. Dari hasil mempertemukan atau matching keduanya itulah penyusun laporan keuangan bisa menentukan berapa besar/kecil laba bersih yang didapat per periode.
Misalnya, dalam transaksi pendapatan diterima di muka. Penentuan pendapatan perlu dilakukan lebih dahulu agar pengakuan pendapatan tidak perlu ditunda. Dengan begitu, pembebanan pada biaya dapat diproses.
Berikutnya, proses akuntansi juga menerapkan prinsip konsistensi dalam setiap tahapan yang dilakukan. Prinsip akuntansi dasar ini menunjukkan bagaimana pelaporan keuangan berlangsung secara tetap dan konsisten, artinya tidak ada perubahan metode maupun prosedur.
Penerapan prinsip ini bertujuan supaya laporan keuangan yang dibuat bisa dibandingkan dengan laporan keuangan periode terdahulu. Ketika pengguna bisa membandingkan dua atau lebih laporan dari periode berbeda, tentu dapat menciptakan manfaat dan pemahaman mendalam dari dokumen keuangan tersebut.
Menyeragamkan semua aturan menjadi tujuan utama penerapan prinsip akuntansi. Semua prosedur harus dijalankan sesuai ranah akuntansi dengan berorientasi kepada pengguna laporan.
Maka, pencatatan dan pengukuran informasi juga wajib dilakukan dengan bernilai nominal atau material. Prinsip ini pula yang menentukan apakah suatu laporan keuangan membutuhkan revisi maupun koreksi, atau justru harus ditulis ulang.
Memahami prinsip dasar akuntansi penting bagi pelaku bisnis, baik dari pemilik, manajemen, kreditor, investor, hingga regulator. Kamu dapat mempelajarinya sendiri atau mendalaminya melalui kursus Bisnis dan Ekonomi di GreatNusa.
Di bawah bimbingan tenaga pengajar dan praktisi berpengalaman, kamu akan belajar mengelola keuangan sesuai prinsip dasar akuntansi. Jangan tunda lagi, segera daftar ke GreatNusa sekarang!
By greatnusa • 18 Februari 2023
Manfaat manajemen waktu, seperti meminimalisir stres, meningkatkan produktivitas, hingga work life balance. Cari tahu manfaat selengkapnya pada artikel ini!
Pernahkah kamu merasa kewalahan dengan pekerjaanmu? Lalu, kamu melihat rekan kerja dengan posisi dan beban kerja yang sama denganmu, tapi kamu tidak pernah melihat dia kewalahan. Hasil kerja rekan yang bersangkutan pun memiliki kualitas yang lebih tinggi darimu, padahal dari segi kemampuan, perbedaan antara kalian berdua tidak signifikan. Ia juga terlihat lebih sehat dan bahagia.
Jika kamu bertanya-tanya, apa yang kamu lihat pada rekanmu itu adalah manfaat manajemen waktu dalam dunia kerja yang ia terapkan. Singkatnya, manajemen waktu adalah kemampuan untuk merencanakan dan menggunakan waktu semaksimal mungkin. Manajemen waktu juga berarti suatu proses membagi prioritas dari sesuatu yang dikerjakan dalam kurun waktu tertentu.
Lalu, apa saja manfaat yang bisa dirasakan? Kami sudah merangkum beberapa di antaranya. Harap diperhatikan bahwa penerapan manajemen waktu ini tetap harus disesuaikan dengan beban kerja masing-masing.
Pengelolaan waktu yang efektif akan membantu mengurangi beban kerja yang berujung pada berkurangnya tekanan yang dapat menyebabkan stres. Dengan mengendalikan waktu dan jam kerja, maka keseimbangan antara beban kerja dengan tenggat waktu bisa tercapai dengan baik. Tenggat waktu pun akan terasa lebih lengang, kualitas kerja akan meningkat, dan tingkat stres pun berkurang drastis.
Tidak hanya pada kualitas kerja, manajemen waktu yang baik juga akan membantumu mendapatkan istirahat yang cukup. Dengan waktu dan kualitas tidur yang baik, kamu akan bangun dengan keadaan segar sehingga tidak mudah stres. Sebaliknya, jika kamu tidak mendapatkan istirahat yang cukup karena harus mengejar tenggat waktu yang sempit dengan jumlah pekerjaan yang menumpuk, kamu akan mudah merasa tertekan dan rentan stres.
Baca Juga: Matriks Manajemen Waktu: Pengertian dan Cara Membuatnya
Masih berkaitan dengan kualitas istirahat yang didapatkan dari manajemen waktu yang baik, Dengan istirahat yang cukup, kamu akan memiliki energi yang cukup untuk menyelesaikan pekerjaan dengan efektif. Karena pekerjaan diselesaikan dengan efektif, kamu punya waktu untuk mengerjakan hal lain, entah dalam hal pekerjaan ataupun proyek pribadimu. Tanpa kamu sadari, kamu sudah mengerjakan lebih banyak hal dalam rentang waktu yang sama.
Tanpa manajemen waktu yang baik, pikiran kamu akan tersita pada penyelesaian pekerjaan yang menumpuk dalam tenggat waktu yang sempit. Kamu jadi tidak punya waktu untuk mengerjakan hal lain, apalagi yang berkaitan dengan pengembangan diri. Selain itu, kamu akan merasa cepat lelah, dan kelelahan bisa menghambat penyelesaian pekerjaan. Ini karena otakmu memberi sinyal kepada tubuh untuk mengurangi metabolisme dan beristirahat sedangkan kamu memaksakan diri untuk tetap terjaga.
Terkadang, manajemen waktu itu sesederhana tidak menunda pekerjaan. Mulai tanamkan pola pikir “Saya selesaikan sekarang supaya bisa bersantai nanti” agar kamu bisa menyelesaikan pekerjaan lebih cepat. Atau, tanamkan pola pikir “Hari ini selesaikan yang ini dulu, besok yang ini, lalu besoknya yang ini” agar beban kerja bisa didistribusikan dengan lebih efektif sambil memastikan kamu tetap mendapatkan keseimbangan antara jam kerja dengan waktu istirahat.
Sebaliknya, hindari pola pikir “Dikerjakan nanti saja, masih ada besok” agar pekerjaan tidak menumpuk di akhir. Semakin sering kamu menuruti pikiran ini, semakin menumpuk pula pekerjaan yang harus diselesaikan di akhir. Penundaan ini juga bisa membuat pekerjaan jadi terasa lebih sulit karena harus mengejar tenggat waktu yang menipis. Hasilnya, kamu jadi mengorbankan waktu istirahat yang krusial dalam produktivitas.
Terpeliharanya hubungan baik antara rekan kerja adalah manfaat manajemen waktu dalam dunia kerja berikutnya. Karena manajemen waktu yang baik, pekerjaan tidak akan diselesaikan secara terburu-buru, sehingga kualitas pekerjaan meningkat. Kualitas pekerjaan yang meningkat berarti potensi kesalahan dapat diminimalisir. Minimnya kesalahan dalam pekerjaan berarti kerja atasan dan anggota tim yang lain tidak terganggu, sehingga konflik internal bisa dihindari.
Sebaliknya, pekerjaan yang diselesaikan secara terburu-buru bisa menyebabkan banyak kesalahan yang luput akibat ketidaktelitian. Karena banyak kesalahan, kinerja anggota tim yang lain pun bisa terganggu. Atasan pun kecewa karena hasil pekerjaan tidak sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan. Kinerja tim pun jadi tidak terorganisir dan rentan terjadi konflik, baik antara anggota tim maupun dengan atasan.
Menerapkan teknik manajemen waktu yang tepat akan berdampak pada peluang yang mungkin akan kamu dapatkan ke depannya nanti. Bagaimana pun, mampu menyelesaikan tugas dengan baik dan tepat waktu adalah sebuah preseden baik untukmu sendiri. Selain lebih mudah mendapatkan promosi di tempat kerja, kamu akan lebih mudah diterima di posisi yang lebih tinggi di tempat lain jika kamu memutuskan untuk keluar dari pekerjaan sekarang.
Selain peluang dalam hal pekerjaan yang sedang ditekuni, penerapan manajemen waktu yang baik juga akan berdampak pada peluangmu untuk mendapatkan penghasilan sampingan. Contohnya jika ada tawaran freelance yang datang dari keluarga, kolega, atau atasanmu. Tawaran ini adalah peluang penghasilan tambahan yang mungkin akan sulit kamu ambil jika tidak menerapkan manajemen waktu yang baik.
Supaya kamu punya value lebih dari skill dan kemampuan yang dapat mendatangkan penghasilan sampingan, kamu bisa cek kursus dan pelatihan yang ditawarkan oleh GreatNusa. Bidang kemampuan yang ditawarkan pun beragam, mulai dari bisnis dan manajemen, seni dan desain, teknologi dan software, hingga penelitian dan statistika.
Menyelesaikan pekerjaan dengan baik sehingga kredibilitas kamu terjaga adalah hal yang penting. Menjaga kesehatan agar bisa bekerja dengan baik adalah hal yang penting. Menjaga kebahagiaan dengan melakukan hal-hal yang disukai juga tidak kalah baik. Tidak ada yang salah dengan melakukan hal-hal yang bersifat rekreatif selama bukan sesuatu yang mengganggu ketertiban umum atau melanggar hukum.
Mampu mendapatkan ketiganya adalah manfaat manajemen waktu dalam dunia kerja yang bisa kamu dapatkan jika diterapkan dengan benar. Mencapai keseimbangan antara tiga hal ini—karier, kesehatan, dan kebahagiaan—memang cukup sulit, tapi tidak mustahil. Banyak faktor yang berpengaruh dalam mencapai work-life balance ini, dan menerapkan manajemen waktu yang baik adalah salah satu faktor dengan peran paling besar.
Baca Juga: 7 Fungsi Manajemen Pemasaran untuk Sebuah Perusahaan
Salah satu penerapan manajemen waktu yang paling baik adalah dengan menyusun daftar prioritas dari pekerjaan yang harus diselesaikan. Hadirnya daftar atau checklist ini berfungsi untuk mengarahkan fokus kepada hal-hal yang membutuhkan perhatian lebih. Selain itu, manajemen waktu juga akan melatih kamu berfokus pada hal-hal yang tergolong kecil, tapi bisa langsung diselesaikan sehingga mengurangi daftar pekerjaan sedikit demi sedikit.
Selain fokus dalam hal pekerjaan, fokus kamu juga akan lebih terarah kepada hal-hal penting di luar pekerjaan. Ini karena ketika kamu sedang tidak bekerja, pikiranmu tidak terbagi kepada pekerjaan karena sudah diselesaikan terlebih dulu. Kamu jadi bisa lebih fokus kepada keluarga, sahabat, pasangan, atau hobimu. Kamu juga bisa lebih fokus mengerjakan hal-hal yang sifatnya rekreatif tanpa merasa bersalah.
Dari 7 manfaat manajemen waktu dalam dunia kerja di atas, hampir semua berkaitan dengan meningkatkan kemampuan diri, karier, kesehatan, dan kebahagiaan. Ini karena tujuan akhir dari penerapan manajemen waktu adalah mencapai work-life balance. Jadi, mulailah menerapkan manajemen waktu untuk kualitas hidup yang lebih baik.
By greatnusa • 19 Februari 2023
Manajemen stres adalah strategi untuk menurunkan efek negatif dari kondisi stress terhadap kondisi mental dan fisiknya. Simak cara melakukannya di sini!
Setiap individu pasti mengalami stress. Ketika tidak ditangani dengan baik, stress akan menurunkan kesejahteraanmu dalam berbagai aspek kehidupan. Manajemen stress adalah solusi untuk mengatasi permasalahan ini. Akan tetapi, penerapannya harus dilakukan dengan benar agar menuai manfaat yang maksimal.
Manajemen stress adalah sekumpulan instrumen, strategi, maupun teknik yang digunakan oleh seseorang untuk menurunkan efek negatif dari kondisi stress terhadap kondisi mental dan fisiknya. Sebaiknya individu melakukan pengelolaan stress secara teratur untuk meningkatkan kesejahteraan dirinya.
Stress bisa muncul dari berbagai sumber seperti kondisi keuangan, hubungan sosial, hingga gangguan kesehatan. Ketika masalah yang dianggap stressful muncul, hormon kortisol diproduksi dan bagian otak tertentu diaktifkan. Bagian otak yang aktif ketika individu mengalami stress adalah HPA-axis.
Kondisi stress pada awalnya membuat individu mengalami peningkatan kesadaran dan kewaspadaan akan lingkungan. Karenanya, stress sesungguhnya merupakan respons penting yang membantu manusia bertumbuh. Akan tetapi stress yang berlangsung terlalu lama dapat menimbulkan kondisi fatigue baik secara psikis maupun fisik.
Mengapa setiap orang perlu belajar mengelola stress dengan optimal? Berikut merupakan segelintir manfaat yang didapatkan dari pengelolaan stress yang baik:
Kualitas tidur yang buruk ditunjukkan oleh perasaan lelah saat bangun dan kesulitan untuk pergi tidur saat waktunya. Kondisi waspada akibat stress menyebabkan tubuh sulit untuk rileks. Karena hal tersebut, kamu pun jadi sulit untuk tidur dengan nyenyak.
Manajemen stress adalah solusi yang tepat jika kamu memiliki kualitas tidur yang buruk tanpa sebab yang jelas. Ketika stress bisa dikelola dengan optimal, tubuh akan berkurang tingkat kewaspadaannya sehingga kualitas tidur pun meningkat.
Orang-orang yang mengalami stress tinggi cenderung akan mudah sakit. Penyebabnya adalah produksi kortisol di dalam tubuh saat masa stress. Hormon kortisol ini dapat mencegah pembentukan antibodi yang penting untuk sistem imun.
Dengan mengelola stress secara optimal, kamu dapat mempertahankan produksi kortisol dalam batas wajar. Dalam kondisi tersebut, kortisol tidak akan menginterferensi sistem imun.
Seperti dijelaskan sebelumnya, stress membuat seluruh bagian tubuh meningkat kewaspadaannya. Respons ini merupakan sesuatu yang alami karena makhluk hidup memiliki tendensi fight atau flight ketika dihadapkan pada situasi yang mengancam.
Individu yang mengalami stress akan merasakan bahwa ototnya tegang setiap saat. Tegang otot ini bisa terjadi di berbagai bagian tubuh.
Baca Juga: 8 Cara Hilangkan Migraine Akibat Stres yang Efektif
Orang yang mengalami stress cenderung kesulitan untuk menjalin hubungan sosial yang baik. Salah satu karakteristik stress adalah meningkatnya iritabilitas. Dalam kondisi ini, individu cenderung mudah meluapkan emosi dengan cara yang kontraproduktif.
Saat stress bisa dikontrol dengan baik, interaksi sosial tidak lagi dianggap sebagai suatu hal yang mengganggu. Kamu akan lebih bisa menjaga perilaku dan emosi di depan orang lain agar tidak mempengaruhi kualitas interaksi.
Mungkin kamu menyadari bahwa ketika diri sedang mengalami stress hebat, tugas-tugas yang dibebankan tidak dapat terselesaikan secara optimal. Stress membuat individu kesulitan untuk berkonsentrasi sehingga penyelesaian tugas memerlukan waktu lama dan mungkin kualitasnya tidak baik.
Manajemen stress adalah strategi yang tepat untuk meningkatkan produktivitas dalam bekerja, terutama dalam kondisi yang stressful. Dengan pengelolaan stress yang optimal, kamu dapat meningkatkan konsentrasi untuk menyelesaikan tugas hingga tuntas.
Ketika mengalami stress hebat, banyak orang merasa bahwa pikirannya cenderung buntu. Mereka kesulitan untuk berfungsi di dalam kehidupan sehari-hari. Dalam kondisi tersebut, sangat sulit untuk memproduksi ide-ide kreatif.
Pengelolaan stress yang optimal dapat membantu individu untuk keluar dari mental blocking tersebut. Ketika kadar stress terjaga dengan baik, ide-ide kreatif akan lebih mudah muncul. Pengembangan diri pun dapat dilakukan dengan maksimal.
Baca Juga: Butuh Motivasi Dalam Bekerja? Ini 6 Jenis Motivasi yang Perlu Diketahui
Banyak strategi pengelolaan stress yang diajarkan di luar sana. Strategi-strategi tersebut tentunya didasari oleh dasar pemikiran tertentu. Beberapa pendekatan efektif untuk melakukan manajemen stress adalah:
Kegiatan meditasi memiliki tujuan utama yakni meningkatkan mindfulness di dalam diri. Kamu akan dilatih untuk menyadari sensasi yang dialami tubuh dan juga pikiran-pikiran yang berkecamuk di dalam sanubari. Kesadaran ini membuatmu bisa mengontrol gejala-gejala stress dengan lebih optimal.
Di zaman sekarang ini sangat mudah untuk berpartisipasi dalam kegiatan meditasi. Ada banyak kursus meditasi yang ditawarkan di berbagai daerah. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan app khusus yang dirancang untuk memandu proses meditasi.
Ketika berolahraga, tubuh memproduksi hormon endorfin. Hormon ini adalah hormon yang juga dikeluarkan tubuh saat individu merasakan kesenangan. Endorfin mampu mengurangi dan bahkan menegasi dampak negatif dari hormon stress.
Kamu disarankan untuk berolahraga dengan teratur, setidaknya tiga kali dalam seminggu. Kegiatan olahraga yang dipilih tentunya sesuatu yang mudah diakses. Jika memiliki gym membership, maka kamu dapat berolahraga di sana. Lari dan berjalan kaki adalah dua bentuk olahraga sederhana yang juga bisa dilakukan.
Salah satu program unggulan manajemen stress adalah self-talk atau berdialog dengan diri sendiri. Bentuk pengelolaan stres ini memiliki manfaat yaitu membantu mengubah pola pikir seseorang agar lebih positif dan juga meningkatkan kemampuan mengelola emosi.
Ketika berdialog dengan diri sendiri, kamu disarankan untuk menggunakan nada yang realistis, namun empatik. Kegiatan self-talk dapat dilakukan secara mental, namun banyak orang merasa terbantu ketika berdialog lantang seolah melakukannya dengan orang lain.
Nutrisi yang diasup oleh tubuh berkontribusi terhadap kesehatan jasmani dan rohani. Hal terpenting adalah memastikan bahwa makanan yang kamu konsumsi seimbang gizinya. Kamu juga perlu membatasi makanan tinggi lemak dan gula karena kedua tipe makanan tersebut dapat mendorong terjadinya episode stress.
Kegiatan makan pun harus dilakukan dengan tepat. Setiap orang disarankan untuk menerapkan mindfulness saat makan. Kamu akan lebih menikmati kegiatan makan dan proses pencernaan pun lebih lancar. Jam makan akan menjadi sebuah waktu untuk melepas penat.
Strategi lain untuk manajemen stress adalah mengikuti kursus keterampilan. Jika memiliki minat yang ingin kamu kembangkan, maka sangat disarankan untuk mengikuti kursus yang berkaitan dengan minat tersebut.
Jika sulit menemukan waktu luang untuk mengikuti kursus tatap muka, kamu bisa memanfaatkan berbagai kursus yang diselenggarakan secara online seperti di GreatNusa. Selain memperoleh keterampilan tambahan, kamu juga akan mendapatkan sertifikasi yang bisa kamu gunakan untuk menunjang kariermu.
Manfaat dari kegiatan semacam ini tidak hanya pengembangan keterampilan saja. Kamu juga dihadapkan pada tantangan baru yang mungkin terasa asing. Kebanyakan orang akan tumbuh motivasinya ketika menemukan tantangan baru. Selain itu, kamu akan dilatih untuk mengeluarkan berbagai ide kreatif di kursus semacam ini.
Manajemen stress adalah strategi yang penting dipelajari oleh semua orang. Stress merupakan hal yang tidak dapat dihindari, dan justru harus dimanfaatkan untuk pertumbuhan diri. Karenanya, setiap orang perlu belajar cara yang efektif untuk mengelola stressnya agar manfaatnya terasa dan dampak buruknya dapat ditekan.