Menampilkan 385-390 dari 449 Artikel
Teori brand image adalah hal yang perlu kamu pahami ketika menjalankan bisnis baru. Mengapa? Jika kamu memahami brand image, maka kamu dapat menjalankan strategi bisnis yang sesuai.
Jika kamu belum memahami mengenai teori brand image, kamu dapat membaca penjelasannya di bawah ini:
Citra (image) merupakan persepsi publik terhadap perusahaan dan produk atau jasanya. Image yang baik tentang produk akan menguntungkan perusahaan, karena secara tidak sadar pengguna akan merekomendasikan produk tersebut kepada orang lain. Di sisi lain, citra buruk tentang produk akan membuat pengguna menyebarkan informasi buruk kepada orang lain.
Baca Juga: Indikator Brand Image, Pengertian dan Cara Membangunnya
Menurut Kotler (2001), citra atau image adalah seperangkat keyakinan, ide, dan kesan yang dimiliki seseorang tentang suatu objek. Di sisi lain, Keller (1993) menganggap brand image sebagai seperangkat persepsi tentang merek dalam ingatan pengguna.
Freddy Rangkuti (2009) juga menjelaskan bahwa brand image merupakan persepsi merek yang terkait dengan asosiasi merek yang melekat dalam ingatan pengguna.
Sebuah merek dapat dipersepsikan secara berbeda oleh pengguna yang berbeda. Oleh karena itu, pembentukan brand image yang konsisten adalah tugas yang harus dilakukan oleh semua pemilik bisnis atau orang yang menjalankan bisnis tersebut.
Setiap perusahaan berusaha untuk membangun citra yang kuat karena membantu dalam memenuhi motif bisnis mereka. Dengan memiliki brand image yang kuat, sebuah perusahaan dapat memiliki keuntungan sebagai berikut:
Perusahaan dengan citra yang buruk mungkin kesulitan untuk beroperasi dan mungkin tidak dapat meluncurkan produk baru dengan brand yang sama. Maka dari itu, citra yang baik dari brand sangat penting untuk dibangun.
Baca Juga: Ini Dia Contoh Brand Image yang Diperlukan Dalam Bisnis
Untuk membangun brand image yang kuat, ada tiga komponen yang harus kamu perhatikan, antara lain:
Corporate image merupakan kumpulan asosiasi yang dirasakan oleh pengguna dan calon pengguna terhadap perusahaan yang membuat dan menyediakan produk dan/atau menyediakan jasa.
Sebagai contoh, Anda dapat melihat Apple. Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat ini sering dianggap sebagai perusahaan yang menyediakan produk gadget yang mewah dan bagus karena sistem operasinya yang sangat baik dan harganya yang cukup mahal. Namun di satu sisi, banyak juga orang yang menganggap bahwa Apple kurang kreatif karena desain dari smartphone yang dirilis setiap tahunnya hampir sama.
User image merupakan kumpulan asosiasi yang dirasakan oleh calon pengguna terhadap pengguna yang sudah menggunakan produk atau jasa yang disediakan oleh sebuah perusahaan. Mulai dari gaya hidup, status sosial, pekerjaan, jenis kelamin, usia, dan lain sebagainya.
Sebagai contoh, pengguna luxury fashion brand seperti Chanel, Dior, Saint Laurent, Celine, Louis Vuitton, dan sebagainya biasa diasosiasikan dengan seseorang yang kaya dan/atau terkenal karena memang kebanyakan penggunanya adalah orang-orang dari kelas ekonomi atas atau seorang figur publik yang terkenal seperti aktor, penyanyi, dan sebagainya.
Product image merupakan kumpulan asosiasi yang dirasakan oleh pengguna terhadap suatu produk dan/atau jasa yang disediakan oleh sebuah perusahaan. Mulai dari atributnya, manfaat bagi pengguna, kegunaannya, jaminannya, dan hal lainnya yang berhubungan dengan produk dan/atau jasa yang disediakan tersebut.
Sebagai contoh, Anda dapat melihat Aqua. Kebanyakan orang ketika ingin membeli air mineral pasti menyebutnya dengan Aqua. Mengapa? Hal ini karena Aqua memberikan produk yang sangat baik sejak dulu, jadi image yang terbentuk di masyarakat dari produk air mineral adalah “Aqua”.
Brand image yang telah dibentuk oleh perusahaan dan telah menjadi persepsi orang-orang akan memberikan manfaat baik bagi perusahaan maupun penggunanya sendiri. Berikut ini adalah manfaat yang bisa kamu dapatkan jika mengembangkan brand image dengan baik:
Perusahaan dapat mengembangkan lini produk dan/atau jasa lain dengan memanfaatkan image positif yang telah terbentuk dari produk sebelumnya. Pengguna dan calon pengguna akan lebih memercayai perusahaan yang sudah terbukti memiliki produk dan/atau jasa yang sukses sebelumnya.
Pengguna akan lebih mudah memilih produk dan/atau jasa mana yang akan dipilih untuk memenuhi kebutuhannya karena dapat melihat track record yang baik dari produk dan/atau jasa dari sebuah perusahaan yang memiliki brand image yang baik.
Baca Juga: 4 Cara Meningkatkan Brand Image yang Kuat di Mata Konsumen
Demikian penjelasan mengenai teori brand image yang dapat kami sampaikan. Jika kamu tertarik untuk mempelajari topik ini lebih lanjut, kamu dapat mengikuti kursus manajemen pemasaran di GreatNusa. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi website kami di sini. Semoga pembahasan tentang teori brand image ini dapat membantu.
Ada berbagai contoh pasar global dari beberapa brand atau perusahaan ternama yang tentu sudah tidak asing lagi di telinga kamu. Bahkan, beberapa perusahaan asal Indonesia pun juga sudah ada yang melakukan pemasaran global dan hampir sebagian besar orang di seluruh penjuru dunia mengenal brand tersebut.
Melalui artikel ini, GreatNusa akan memberikan informasi untuk kamu mengenai berbagai contoh dari perusahaan yang melakukan pemasaran global. Namun, sebelum melihat contoh-contohnya, mari kita bersama-sama memahami terlebih dahulu pengertian dari pasar global.
Pasar global merupakan aktivitas perdagangan yang melibatkan dua pihak yaitu penjual dan pembeli di cakupan global atau dunia. Jadi, seluruh orang di belahan dunia mana pun dapat melakukan transaksi jual beli antara negara yang satu dengan negara lainnya.
Sebagai contoh, ada sebuah perusahaan lokal yang memproduksi sepatu dan menjualnya ke negara lain. Maka, kamu dapat melihat bahwa perusahaan tersebut sudah menjalankan aktivitas perdagangan secara global.
Baca Juga: 6 Cara Memasuki Pasar Global yang Bisa Dilakukan
Pemasaran global sudah dilakukan oleh berbagai perusahaan besar di seluruh dunia. Berikut ini, ada lima contoh perusahaan yang telah melakukan pemasaran global, yaitu:
Contoh pertama dari perusahaan yang menjalankan pasar global adalah Apple. Siapa yang tidak kenal dengan perusahaan penyedia gadget canggih ini? Bahkan pastinya beberapa di antara kamu ada yang menggunakan produk-produk dari Apple, bukan?
Apple menjadi salah satu contoh dari perusahaan yang menjalankan dan juga sukses dalam pasar global. Hal ini dapat dilihat dari penggunanya yang berada di seluruh pelosok dunia.
Pesaing dari Apple yaitu Samsung juga termasuk ke dalam salah satu contoh brand yang menjalankan pasar global. Samsung memproduksi berbagai gadget dan peralatan elektronik yang telah digunakan oleh banyak orang di seluruh dunia.
Baca Juga: Ini Dia Contoh Brand Image yang Diperlukan Dalam Bisnis
Sebagai orang Indonesia, kita harus bangga dengan produk buatan lokal yang mendunia, salah satunya Indomie. Indomie masuk ke dalam jajaran mi instan terbaik di seluruh dunia dan banyak orang yang menyukai cita rasa Indomie.
Perlu kamu ketahui juga, produk lokal yang mendunia tentu akan memiliki harga jual yang lebih tinggi di luar sana. Jika harga satu bungkus Indomie di pasar Indonesia berkisar di angka Rp2.500, maka di luar negeri harga satu bungkusnya bisa naik 3 hingga 4 kali lipat.
Permen kopi yang diproduksi oleh perusahaan Mayora dengan nama produk Kopiko juga memiliki banyak peminat di pasar global. Tidak tanggung-tanggung, di Korea Selatan pun banyak menempatkan Kopiko dalam PPL (Product Placement) di beberapa drama Korea.
Contoh terakhir dari perusahaan yang tengah berada di pasar global adalah J.Co. Banyak orang yang salah mengira bahwa J.Co merupakan gerai makanan asal luar negeri.
J.Co adalah gerai makanan yang berasal dari Indonesia. Saat ini, J.Co sudah dikenal di pasar global, khususnya di negara-negara yang berada di benua Asia.
Untuk dapat memasuki pasar global, maka kamu harus dapat menguasai kegiatan manajemen di dalam bisnis terlebih dahulu. Membawa sebuah bisnis ke pasar global bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan sehingga kamu harus dapat membangun fondasi yang kuat dengan melakukan manajemen bisnis yang tepat serta efektif.
Jika kamu ingin menguasai skill di bidang manajemen bisnis, GreatNusa memiliki kursus strategi pemasaran global bersertifikasi. Di dalam program kursus ini, kamu dapat mempelajari banyak hal seputar strategi pemasaran global dan bagaimana cara menganalisis, memilih, serta mengevaluasi kerangka kerja. Silakan hubungi kami sekarang juga untuk informasi lebih lanjut dan sekian pembahasan yang dapat disampaikan mengenai pengertian dan contoh pasar global.
Seperti apa manfaat pasar global? Perkembangan dalam dunia bisnis membuat banyak orang harus bisa memutar otak agar bisa mendapatkan hasil yang terbaik untuk bisnis mereka. Apalagi saat ini, tren untuk masuk ke pasar global menjadi salah satu hal yang dibutuhkan tiap bisnis agar bisa berdiri dengan lebih baik. Apa saja manfaat pasar global bagi perusahaan yang ingin masuk ke dalamnya? Akankah hal ini benar-benar menjadi sebuah keharusan bagi bisnis-bisnis modern? Temukan jawaban dari pertanyaan ini melalui informasi-informasi yang ada di bawah ini.
Salah satu aspek yang sangat terpengaruhi oleh hadirnya ekspansi pasar global adalah semakin mudahnya pergerakan barang-barang konsumsi untuk bisa mencapai berbagai macam negara. Selain itu, bagaimana bisnis berfungsi & kemampuannya dalam menjangkau kolaborator dan karyawan juga sangat berubah sejak kehadiran pasar global. Pemasaran global ini menjadi salah satu hal penting untuk bisnis modern.
Di era di mana bisnis besar maupun kecil bisa menjual dan mengirimkan produk dan layanan mereka kepada konsumen di seluruh dunia dalam hitungan hari, maka akan sangat mudah bagi kita melupakan bagaimana pasar berfungsi sebelum era digital yang juga hadir dengan inovasi dalam transportasi.
Jika berbicara mengenai pengertian pasar global, maka kita menggapnya sebagai sebuah pasar dalam skala global, di mana barang dan jasa dari satu negara diperdagangkan (dibeli atau dijual) kepada orang-orang dari negara lain. Jika dahulu kita akan sangat kesulitan dalam melihat barang-barang yang di luar negara sendiri, maka kini semuanya bisa dicari dan dikirimkan dengan mudah.
Lantas apa saja manfaat dari kehadiran pasar global ini?
Pasar global ini menghadirkan lahan baru yang bisa digunakan oleh bisnis dan perusahaan untuk menjual barang dan jasa mereka. Kamu juga akan menemui pembeli baru yang sangat berbeda daripada sebelumnya. Secara otomatis juga akan bisa meningkatkan penjualan.
Baca Juga: 7 Strategi Harga untuk Meningkatkan Penjualan
Kehadiran pasar global juga bisa menjadi ajang bagi perusahaan untuk mendiversifikasi usaha mereka. Perusahaan dapat memanfaatkan pasar internasional untuk memperkenalkan produk dan layanan unik, yang dapat membantu mempertahankan aliran pendapatan yang positif, jika di salah satu negara perusahaan beroperasi mengalami masalah.
Baca Juga: 6 Cara Memasuki Pasar Global yang Bisa Dilakukan
Tenaga kerja internasional dapat menawarkan keuntungan unik bagi perusahaan dalam hal peningkatan produktivitas, keterampilan bahasa, latar belakang pendidikan yang beragam, dan banyak lagi. Tentu saja berbagai hal ini menjadi sesuatu yang tidak akan dilewatkan oleh sebuah perusahaan. Selain itu, talenta internasional juga dapat membantu dalam hal inovasi dalam suatu perusahaan dengan ide-ide baru yang sebelumnya tidak pernah dijumpai.
Jika melakukan ekspansi menuju pasar global, maka perusahaan akan bisa mendapatkan keunggulan kompetitif atas pesaing atau kompetitor. Misalnya, bisnis yang berkembang di pasar di mana kompetitor mereka tidak beroperasi seringkali memiliki keunggulan sebagai pionir, yang memungkinkan mereka membangun kesadaran akan brand (merek) yang kuat dengan konsumen sebelum pesaing masuk dalam pasar tersebut. Ekspansi internasional juga dapat membantu perusahaan memperoleh akses ke teknologi baru dan ekosistem industri, yang dapat meningkatkan operasi secara signifikan.I
tulah beragam hal yang akan bisa didapatkan perusahaan dan bisnis jika masuk dalam pasar global. Kamu bisa mulai kok dengan membuat bisnis yang bisa mencapai pasar global, ikuti kursus strategi pemasaran global dari GreatNusa. Dapatkan materi-materi berguna yang akan bisa memperdalam pengetahuan kamu. Jadi tunggu apalagi, yuk kunjungi website kami sekarang juga! Semoga informasi mengenai manfaat pasar global ini bisa membantumu!
Di zaman teknologi yang serba canggih seperti saat ini, pastinya kamu sudah merasakan beberapa kelebihan kecerdasan buatan atau yang biasa disebut dengan Artificial Intelligence. Tanpa disadari, kamu sudah memanfaatkan teknologi AI di dalam kehidupan sehari-hari melalui gadget yang digunakan saat ini.
Melalui artikel ini, GreatNusa akan memberikan informasi lengkap kepada kamu mengenai beberapa kelebihan kecerdasan buatan yang penting untuk dipahami. Namun, sebelum masuk ke dalam pembahasan utama, mari kita sama-sama pahami terlebih dahulu mengenai pengertian dari Artificial Intelligence.
Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan merupakan sebuah teknologi yang diciptakan untuk mempelajari data-data yang kemudian akan dihasilkan menjadi sebuah aktivitas yang biasanya dikerjakan oleh manusia. Kehadiran AI ini pertama kali dikembangkan pada tahun 1951 yang diaplikasikan pada mesin Ferranti Mark I dan terus berkembang hingga sekarang.
Baca Juga: Pengertian Supervised Learning dalam Machine Learning
Apakah kamu bisa menebak contoh dari teknologi AI yang paling populer atau yang sering digunakan oleh masyarakat saat ini? Contoh penggunaan AI dapat dilihat dari chatbot, robot pengantar makanan, asisten virtual, dan banyak lagi.
Setelah memahami apa itu AI, maka sekarang mari kita simak apa saja kelebihan dari teknologi dalam kehidupan manusia masa kini. Berikut ini, ada tiga kelebihan dari kecerdasan buatan yang perlu kamu pahami, yaitu:
Kelebihan pertama dari kecerdasan buatan adalah mengurangi potensi terjadinya human error. Arti dari human error ini sendiri adalah segala jenis kesalahan yang dilakukan oleh manusia dalam mengerjakan suatu aktivitas.
Sebagai manusia, kadang kala kita lalai dalam melakukan pekerjaan yang telah diberikan. Kelalaian tersebut bisa dilakukan baik secara sadar maupun tidak sadar. Maka dari itu, kehadiran AI membantu untuk meminimalisir terjadinya human error.
Kecerdasan buatan dapat membantu mengurangi potensi terjadinya human error dalam berbagai bentuk. Misalnya, ada kecerdasan buatan yang dikembangkan untuk melakukan analisa menyeluruh terhadap sebuah data untuk menilai apakah pekerjaan yang telah dilakukan sudah tepat atau belum.
Baca Juga: Apa Itu Data Science dan Fungsinya dalam Dunia Kerja
Kehidupan manusia saat ini tidak dapat lepas dari gadget canggih yang sudah dilengkapi dengan berbagai fitur. Salah satu fitur yang menggunakan teknologi AI dalam gadget adalah asisten virtual.
Kamu tentu pernah menggunakan “Hi Google” atau “Hi Siri” untuk mengakses asisten virtual, bukan? Asisten virtual merupakan teknologi kecerdasan buatan yang dikembangkan untuk memudahkan kamu dalam menggunakan gadget.
Dengan adanya asisten virtual, kamu dapat menghubungi seseorang melalui gadget hanya dengan menyebutkan sebuah perintah saja. Bahkan, kamu juga dapat mengirim pesan tanpa harus membuka papan ketik dan hanya perlu menyebutkan isi pesan yang akan dikirim.
Kelebihan terakhir dari kecerdasan buatan adalah teknologi ini dapat membantu memecahkan masalah dengan mempelajari data-data yang dimasukkan ke dalamnya. Khususnya bagi para ilmuwan, hadirnya teknologi AI ini dapat membantu mereka dalam menemukan hasil terakurat sebelum diaplikasikan ke dalam bentuk nyata.
Sebagai contoh dapat kamu lihat bagaimana kehadiran AI dapat mempermudah para pelaku bisnis dari segi layanan pelanggan dengan menggunakan chatbot. Teknologi chatbot ini sangat bermanfaat bagi para pebisnis untuk melayani pelanggan secara cepat dan efektif.
Jadi, itulah informasi yang dapat kami berikan dan apabila kamu tertarik untuk mempelajari kecerdasan buatan, GreatNusa memiliki kursus artificial intelligence. Di dalam kursus ini, kamu akan mendapatkan pelajaran penting mengenai AI bagi para pemula. Silakan hubungi kami sekarang untuk informasi lebih lanjut dan sekian informasi mengenai beberapa kelebihan kecerdasan buatan yang perlu kamu ketahui.
By greatnusa • 14 Maret 2022
Kandidat dengan soft skill yang unggul sangat dicari-cari untuk mengisi berbagai jenis profesi. Soft skill (keterampilan lunak) merupakan ciri-ciri interpersonal yang dibutuhkan untuk sukses di lingkungan kerja. Kemampuan ini menunjukkan cara seseorang berpikir, bersikap, bertindak, dan berinteraksi dengan orang lain. Untuk dapat mulai menguasai soft skill yang dibutuhkan, kamu bisa mulai dengan mengetahui macam macam soft skill yang perlu kamu pelajari.
Soft skill berbeda dengan hard skill alias keahlian teknis—yang langsung relevan dengan pekerjaan yang kamu lamar. Hard skill biasanya lebih mudah diukur dan dipelajari daripada keterampilan lunak. Sebagai contoh, seorang tukang kayu harus memiliki keahlian teknis dalam mengoperasikan gergaji mesin. Sementara itu, soft skill dari si tukang kayu adalah berkomunikasi secara efektif dengan rekan-rekan dan kliennya.
Lalu, apa saja macam macam soft skill yang perlu dikuasai? Berikut daftar beserta penjelasannya!
Soft skill sendiri memang identik dengan kemampuan komunikasi. Tetapi, soft skill lebih kompleks dari hal tersebut.
Berikut adalah beberapa contoh soft skill yang dapat kamu jadikan panduan untuk mulai mengasah kemampuan kamu untuk siap masuk ke dalam dunia kerja.
Apa pun profesinya, perusahaan menginginkan kandidat yang bisa menganalisis situasi dan membuat keputusan cermat. Baik bekerja dengan data, memperbaiki sistem pemanas rumah, atau mengajar murid, kamu harus memahami problem yang ada, berpikir kritis, dan mencari solusi. Berpikir kritis sendiri memiliki banyak bagian di antaranya:
Ketika hal-hal yang terjadi tidak sesuai dengan yang diperkirakan, kamu harus mampu beradaptasi dengan situasi. Lingkungan kerja itu selalu berubah—terus menerus berganti tren. Perusahaan akan lebih nyaman dengan pegawai yang bisa menerapkan adaptasi terhadap perubahan dan proaktif dalam belajar cara mengatasinya, seperti menghadiri sesi pelatihan dan melakukan riset sendiri.
Baca Juga: 7 Ciri-Ciri Profesionalisme Yang Harus Kamu Miliki
Jadi, tetaplah positif ketika ada perubahan dan terimalah ketimbang menolaknya. Ajak pula rekan-rekan untuk mempelajari keahlian ini. Pegawai yang bisa bekerja dengan adaptasi yang baik sangat bernilai di mata perusahaan.
Berikut karakteristik dari kemampuan beradaptasi yang efektif:
Salah satu dari macam macam soft skill berikutnya adalah kepemimpinan. Tidak semua pekerjaan membuka lowongan untuk posisi pimpinan, tetapi setiap perusahaan ingin tahu kemampuan kandidat dalam membuat keputusan serta mengelola situasi dan manusia.
Jadi, kemampuan untuk lolos dari situasi sulit dan memecahkannya benar-benar menjanjikan di mata perusahaan. Tapi, apa yang membuat seseorang disebut memiliki kemampuan untuk menjadi pemimpin?
Seorang pemimpin setidaknya harus memiliki kemampuan komunikasi yang luar biasa serta dapat mengambil keputusan ketika dibutuhkan. Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah soft skills yang dibutuhkan untuk dapat menjadi seorang pemimpin yang baik:
Perusahaan akan mengincar kandidat yang membawa sikap positif dalam lingkungan kerja. Mereka ingin pegawai yang ramah dengan sesama, bersemangat dalam pekerjaan, dan memberikan kesan yang menyenangkan. Kemampuan untuk tetap positif, terutama di lingkungan dengan tingkat stres tinggi dan serba cepat, sangatlah penting. Berikut beberapa sikap positif yang perlu ditanamkan dan diasah:
Siapa pun manajer perekrutnya, mereka pasti mencari kandidat yang memiliki kemampuan untuk bekerja sama dalam sebuah tim dengan baik. Baik rutin melakukan proyek tim atau hanya menghadiri beberapa pertemuan departemen, kamu harus bisa bekerja secara efektif dengan orang-orang di lingkungan kerja. Kerja sama wajib dijunjung, walaupun jarang bertemu orang lain secara langsung.
Beberapa kemampuan yang berhubungan dengan kerja sama, antara lain,
Baca Juga: 10 Alasan Pentingnya Team Work Dalam Bekerja
Seberapa baik kemampuanmu dalam berkomunikasi? Kemampuan berkomunikasi sangat penting untuk segala profesi. Itu karena kamu akan selalu butuh berkomunikasi dengan orang-orang di lingkungan kerja, baik klien, rekan, pelanggan, anggota tim, maupun vendor. Selain itu, kemampuan berbicara dengan sopan dan jelas secara tatap muka langsung, lewat telepon, atau melalui tulisan juga sangat diperlukan.
Orang yang pandai berkomunikasi juga harus bisa menjadi pendengar yang baik. Perusahaan tentu menginginkan pegawai yang tidak hanya mampu mengomunikasikan ide mereka, tetapi juga mendengarkan orang lain dengan empati yang tinggi. Ditambah lagi, keterampilan mendengar penting dalam pekerjaan yang berhubungan dengan layanan pelanggan.
Macam-macam keahlian komunikasi, antara lain,
Baca Juga: 4 Fungsi Komunikasi Dalam Organisasi
Pemilik etos kerja yang baik sangat dicari-cari oleh banyak perusahaan. Orang-orang seperti ini menyelesaikan tugas sesuai tenggat, kerja tepat waktu, dan mampu menjaga fokus dan keteraturan. Artinya, mereka pandai menyeimbangkan waktu dan pekerjaan. Terlebih, ketika bekerja secara independen, seseorang dengan etos kerja unggul akan mematuhi instruksi. Berikut jenis-jenis keahlian yang terkait etos kerja, yakni
Penjaringan, atau membangun hubungan profesional dengan orang lain, sangat penting untuk setiap profesi. Walau pekerjaanmu tidak perlu berinteraksi langsung dengan pelanggan, tidak ada ruginya untuk bertemu dengan orang-orang dalam industri. Beberapa keuntungan dari penjaringan, antara lain, menerima atau membagikan ide, belajar peluang baru, meningkatkan bisnis, dan menemukan teman baru.
Keterampilan lunak yang satu ini bisa dipelajari dan dikembangkan di tempat kerja. Salah satu syarat untuk bisa menyelesaikan masalah dengan baik adalah menjadi pembicara sekaligus pendengar yang baik. Manfaat dari soft skill ini, antara lain, mendukung perkembangan diri, meningkatkan moral, memperbaiki komunikasi, dan membuahkan hasil proyek yang lebih baik.
Keterampilan yang satu ini membawa beragam manfaat. Mulai dari membangun koneksi, meningkatkan adaptasi, memastikan komunikasi yang efektif, mengoptimalkan kesadaran, dan meningkatkan kreativitas. Orang yang memahami perbedaan budaya pun biasanya lebih bisa berpikir dan bersikap terbuka.
Kemampuan satu ini merupakan kemampuan yang sangat penting kamu miliki ketika masuk ke dalam dunia kerja. Kecerdasan emosional dapat membantu kamu untuk mengendalikan emosi dengan lebih baik ketika tekanan atau tuntutan atas diri kamu atau kerja kamu menjadi semakin besar.
Kecerdasan emosional juga dapat membantu kamu ketika berkomunikasi dalam situasi yang sengit. Misalnya, kamu mendapat sebuah kritikan terkait pekerjaanmu. Dengan memiliki kecerdasan emosional yang matang, kamu secara alami akan memiliki sikap profesional dan dapat memisahkan kritikan tentang pekerjaanmu dan kritikan terhadap personal.
Dengan demikian, proses komunikasi tersebut dapat berjalan lebih lancar; pihak yang mengkritik dapat menyampaikan masukan yang dibutuhkan dan kamu dapat mendapatkan masukan atau pelajaran untuk menjadi lebih baik.
Itulah macam macam soft skill yang penting untuk dikuasai oleh semua orang. Pada dasarnya, hard skill memang penting untuk menyelesaikan tugas-tugas teknis. Namun, soft skill yang unggul akan membuat perusahaan tertarik untuk merekrut, mempertahankan, bahkan mempromosikanmu. Jadi, apa pun keterampilan lunak yang kamu miliki, tunjukkan selalu pada perusahaan, baik saat pencarian kerja maupun ketika sudah diterima di profesi yang diinginkan.
Ingin memperoleh dan meningkatkan soft skill? Yuk, ikuti kursus pengembangan diri di GreatNusa, portal pembelajaran daring terpercaya yang bisa kamu andalkan!
By greatnusa • 14 Maret 2022
Soft skill atau keterampilan nonteknis merupakan bagian penting dalam diri individu. Istilah ini merujuk pada karakter maupun kemampuan interpersonal yang akan memengaruhi performa seseorang dalam bekerja dan berinteraksi dengan sesama. Keterampilan nonteknis mencakup banyak keahlian, seperti manajemen waktu, kerja sama tim, perundingan, dan empati. Untuk lebih jelasnya, kamu harus mengerti terlebih dahulu apa itu soft skill secara lebih mendalam.
Menurut laporan Future of Jobs oleh The World Economic Forum, pada 2025, penyelesaian masalah kompleks, cara berpikir kritis, kecerdasan emosional, manajemen manusia, serta kreativitas akan masuk ke jajaran kemampuan paling penting yang dibutuhkan di lingkungan kerja.
Sayangnya, keterampilan nonteknissering kali diremehkan dan jarang dilatih, tidak seperti hard skill atau keterampilan teknis. Banyak organisasi yang mengira bahwa karyawan mereka akan mengerti cara berpikir, bersikap, dan bertindak tanpa belajar dan praktik—padahal tidak mungkin.
Oleh karena itu, orang-orang yang hendak terjun ke dunia profesional, baik sebagai calon anggota ataupun calon pemimpin, harus memahami apa itu soft skill.
Apa itu soft skill? Istilah ini berarti kemampuan individu untuk bekerja sama dengan diri sendiri maupun orang lain. Sebagai contoh, komunikasi yang baik melalui penulisan dan ucapan merupakan keterampilan nonteknis.
Lalu, apa itu hard skill? Istilah ini merupakan keahlian yang dapat dipelajari dan dikembangkan lewat jalur-jalur seperti edukasi, pelatihan, dan pengalaman kerja. Hard skill biasanya condong pada profesi tertentu. Misalnya, jika kamu seorang akuntan, diperlukan keterampilan matematika dan model finansial. Lowongan pekerjaan umumnya akan menuliskan hard skill yang mereka butuhkan dalam deskripsi. Jadi, kalau tidak memiliki keahlian yang disebutkan, kemungkinan pelamar tidak akan diterima.
Perbedaan utama dari soft skill dan hard skill ialah cara memperoleh dan mengukurnya. Apabila hard skill lebih mudah dikembangkan melalui pembelajaran dan pelatihan, soft skill kerap kali dianggap sebagai sifat yang menurun dan lebih sulit mengembangkannya. Tak hanya itu, hard skill dapat diukur dan dinilai secara instan, sedangkan soft skill sebaliknya.
Baca Juga: Biar Karier Lancar Jaya, Yuk Pahami Perbedaan Soft Skill dan Hard Skill
Dilansir oleh Forbes pada 2017, 94 persen perekrut percaya bahwa soft skill mengalahkan pengalaman—ketika berbicara tentang promosi internal menuju posisi kepemimpinan. Sederhananya, soft skill merupakan elemen fundamental yang diperlukan supaya kamu bisa memperoleh pekerjaan impian dan mengembangkan karier masa depan.
Selain itu, pada 2018, Susan Vitale, kepala pemasaran di iCIMS, mengatakan bahwa hard skill akan tercantum dalam resume, membantumu tampak menonjol, dan membuat perusahaan tertarik untuk merekrutmu. Namun, tanpa keterampilan nonteknis, kamu tidak akan bisa berkompetisi dengan orang lain.
Berikut beberapa alasan diperlukannya keterampilan nonteknis :
Apabila melamar suatu posisi sebagai bagian dari tim, perekrut akan menilai lamaran berdasarkan performamu saat berbaur dalam grup yang dinamis. Pemilik usaha menjadikan keterampilan nonteknis sebagai tolok ukur kemampuan komunikasi dan kerja sama.
Sebaik apa pun keahlian teknis yang dimiliki, kamu harus menjadi anggota tim untuk bisa menggunakannya secara efektif. Maka dari itu, jika ingin tampak menonjol di mata perusahaan, tuliskan soft skill seperti kemampuan mendengar aktif dan fleksibilitas dalam resume.
Baca Juga: 10 Alasan Pentingnya Team Work Dalam Bekerja
Soft skill tidak hanya mendukung hubunganmu di tempat kerja, tetapi juga menentukan kesuksesan saat bekerja dengan partner bisnis atau klien. Pemilik usaha mencari karyawan yang bisa dipercaya untuk merepresentasikan perusahaan secara profesional dan ramah.
Soft skill akan menciptakan perbedaan antara kandidat yang terkualifikasi untuk sebuah posisi dan kandidat yang akan melebihi ekspektasi dengan usahanya dalam menjaga hubungan profesional. Orang-orang yang mempunyai sikap baik ketika melayani pelanggan menjadi incaran bagi bisnis di industri mana pun, tanpa melihat tingkat pengalamannya.
Baca Juga: Mengenal Apa Itu Interpersonal Skill dalam Organisasi
Rata-rata soft skill bukan sekadar digunakan apa adanya, tetapi juga bisa dikembangkan secara konsisten dari waktu ke waktu. Salah satu soft skill yang belum banyak orang kuasai adalah kemampuan untuk menerima dan mengimplementasikan masukan.
Terlebih, perusahaan umumnya menginginkan kandidat yang bisa merespons kritik dengan baik sekaligus mencari cara untuk mengoreksi diri secara konsisten tanpa diperintah. Jadilah seorang pribadi yang mandiri dan tafakur dalam pekerjaan, maka kamu dapat menonjol dengan cepat di antara karyawan lainnya.
Pebisnis merekrut dan mempromosikan pegawai yang sering menunjukkan inisiatif dan motivasi. Sikap positif dan kreatif membuatmu dipercaya perusahaan untuk memikirkan proyek baru atau mencari cara penyelesaian masalah.
Soft skill juga membantumu mengembangkan ide dan menggunakan motivasi untuk mengubah sesi diskusi menjadi proyek yang dapat ditindaklanjuti. Jadi, tonjolkanlah soft skill agar perusahaan bisa melihat bahwa kamu mau berkembang dan menginspirasi sesama rekan.
Walaupun definisi soft skills sering dianggap kabur, contohnya sendiri sangatlah konkret dalam dunia kerja. Berikut adalah beberapa contoh soft skill yang dapat kamu pelajari untuk memiliki karier yang cemerlang.
Salah satu hal yang sering membuat seorang pegawai atau pekerja baru mengalami semacam therapy shock adalah etika kerja.
Simpelnya, etika kerja adalah sifat-sifat profesional yang harus dimiliki oleh seseorang untuk dapat beradaptasi dengan dunia atau lingkungan kerja.
Sifat-sifat profesional yang dimaksud bisa berupa integritas, manajemen waktu yang baik, memiliki rasa percaya diri yang baik, jujur, serta sabar.
Memiliki kemampuan berpikir kritis sepertinya sudah menjadi kewajiban bagi setiap orang dalam dunia kerja. Di tengah lingkungan yang penuh dengan pilihan yang dapat berdampak besar pada sebuah perusahaan, kemampuan berpikir kritis dapat menyelamatkan karir kamu serta perusahaan.
Kemampuan berpikir kritis identik dengan kemampuan berpikir logis. Dalam lingkungan kerja, kemampuan untuk berpikir runut akan membantu kamu terlepas dari apapun bidang pekerjaanmu.
Dengan pola pikir yang runut, kamu dapat menghindari miskomunikasi serta titik-titik buta yang mungkin saja tidak disadari oleh rekan-rekan kerja kamu.
Seperti yang sudah dijelaskan, soft skill adalah kemampuan untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang lain. Oleh karena itu, kemampuan berkomunikasi adalah contoh soft skill paling nyata yang dapat kamu temui dalam dunia profesional.
Dengan kemampuan komunikasi yang baik, kamu dapat menyampaikan gagasan, opini, serta ide dengan lancar. Hal ini tentunya akan sangat membantu kamu untuk mendapatkan perhatian yang dapat membuat karir kamu semakin lancar dan cemerlang.
Dunia profesional dapat tampak berbeda jauh dengan dunia sehari-hari. Tidak jarang seseorang yang baru merasakan dunia kerja untuk pertama kali akan merasa kaget dengan ritme kehidupan seorang pekerja.
Oleh karena itu, kemampuan beradaptasi menjadi sangat penting bagi kamu. Kemampuan adaptasi di sini juga termasuk kemampuan komunikasi yang dapat membantu kamu menjalin hubungan dengan rekan-rekan kerja baru dengan cukup cepat.
Public speaking adalah salah satu contoh soft skill komunikasi yang sangat penting. Berbicara di depan orang banyak mungkin adalah hal yang langka dalam kehidupan sehari-hari.
Tetapi, dalam dunia kerja, kamu mungkin akan berbicara di depan orang banyak cukup sering. Untuk dapat menyampaikan apa yang ingin kamu sampaikan dengan baik, kamu harus menguasai kemampuan public speaking dengan baik.
Kepemimpinan dalam dunia kerja adalah hal yang sangat luas.
Pemimpin sendiri bukanlah sebuah jabatan seperti manajer atau kepala divisi melainkan sebuah peran atau sifat.
Hal-hal yang umumnya dikaitkan pada kepemimpinan dalam dunia kerja adalah kemampuan pengambilan keputusan. Kemampuan ini akan menjadi kunci bagi kamu yang ingin memiliki kesempatan untuk memimpin tim atau divisi sendiri.
Selain kemampuan mengambil keputusan, kamu juga akan membutuhkan kemampuan kecerdasan emosional. Kemampuan ini akan membantu kamu untuk menyelesaikan konflik antar anggota tim dengan baik.
Memecahkan masalah adalah bagian dari dunia kerja setiap hari. Maka dari itu, tidak mengherenkan kalau problem solving adalah salah satu contoh soft skill yang paling konkret serta banyak dicari oleh para perusahaan.
Kemampuan memecahkan masalah ini umumnya datang bersama kemampuan untuk berpikir secara kritis serta logis. Dengan pemikiran yang runut, kamu akan dapat memecahkan banyak masalah dengan mudah.
Tetapi, logis saja tidak cukup. Kamu juga harus mengasah sisi kreatif dari diri kamu untuk dapat menjadi seorang pemecah masalah yang baik. Hal ini karena tidak setiap solusi dari masalah akan tampak dengan jelas. Terkadang, kamu harus berpikir out of the box untuk dapat menemukan solusi yang dibutuhkan.
Banyak orang yang kuat dalam keterampilan nonteknis tertentu, sedangkan yang lainnya terbilang lemah. Sebagai contoh, seseorang bisa jadi pembicara publik yang andal dan dapat mengarahkan seisi ruangan di atas podium. Namun, dia bisa juga kurang pandai berinteraksi dengan orang-orang saat berada di acara networking yang ramai.
Lalu, bagaimana cara untuk memperkuat keahlian yang telah dimiliki dan mengatasi berbagai kekurangan yang ada? Inilah cara mengasah soft skill yang perlu kamu ketahui!
Ingin karyawan mempunyai keterampilan nonteknis yang spesifik? Perusahaan bisa menyewa jasa mentor dan memintanya untuk menyusun pelajaran yang tertarget. Proses pelatihan di tempat kerja biasanya membutuhkan kerja sama dengan pegawai untuk mengidentifikasi, merencanakan, dan menargetkan performa yang lebih baik.
Perusahaan dapat melatih seluruh karyawan seputar keterampilan nonteknis tertentu dengan mengadakan lokakarya interaktif. Carilah lokakarya yang punya tujuan konkret dan berorientasi pada aksi, serta bertujuan mencari jawaban dari persoalan yang sedang ada di lapangan. Sebagai contoh, untuk melatih staf pelayanan pelanggan, gunakan skenario bermain peran supaya masing-masing orang dapat memperagakan penyelesaian konflik dengan klien.
Cara mengasah keterampilan nonteknis yang simpel selanjutnya adalah dengan belajar bersama orang lain. Riset membuktikan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara bersenang-senang di tempat kerja dan pembelajaran informal. Ambil hal ini sebagai keuntungan untuk membuat proyek kecil-kecilan yang membutuhkan kolaborasi antarrekan. Selain itu, kamu juga bisa menerapkan pembelajaran secara daring melalui aplikasi jejaring sosial.
Pada iklim global saat ini, melatih diri menjadi karyawan yang baik lewat daring sangat masuk akal. Kamu dapat meningkatkan keterampilan nonteknis hanya dengan berlatih di rumah menggunakan perangkat. Tidak tahu harus kursus mana yang harus diikuti? Kamu bisa memilih portal pembelajaran terpercaya, yaitu GreatNusa.
Sudah paham tentang apa itu soft skill, mengapa sangat penting, dan bagaimana cara mengasahnya? Keterampilan nonteknis adalah karakteristik yang membuatmu layak dianggap sebagai seorang profesional yang berkualitas. Memang, butuh waktu yang tidak sedikit untuk mengasah soft skill. Namun, perjuanganmu tidak akan sia-sia setelah merasakan beragam keuntungannya.
Semoga informasi kali ini bermanfaat dan menambah wawasan. Jangan lupa ikuti kursus pengembangan diri di GreatNusa yang efektif untuk mengoptimalkan soft skill-mu. Selamat belajar dan berlatih!